Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan menyelenggarakan Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Lombok Tengah pada Oktober 2026

Informasi Seputar Lomba Posyandu Lombok Tengah 2026Jadwal Pelaksanaan: Oktober 2026. [1]
  • Tujuan Kegiatan: Memperkuat transformasi pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara terpadu, meningkatkan kualitas pelayanan posyandu, dan mendorong Gerakan Posyandu Aktif di setiap kecamatan. [1, 2, 3]
  • Persiapan di Kecamatan: Berbagai kecamatan seperti Kecamatan Jonggat telah melakukan rapat persiapan, pembinaan, serta koordinasi ke desa-desa (seperti Desa Barejulat) untuk menghadapi lomba tingkat kabupaten ini. [1, 2]

  • Informasi Seputar Lomba Posyandu Lombok Tengah 2026
    • Jadwal Pelaksanaan: Oktober 2026. [1]
    • Tujuan Kegiatan: Memperkuat transformasi pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara terpadu, meningkatkan kualitas pelayanan posyandu, dan mendorong Gerakan Posyandu Aktif di setiap kecamatan. [1, 2, 3]
    • Persiapan di Kecamatan: Berbagai kecamatan seperti Kecamatan Jonggat telah melakukan rapat persiapan, pembinaan, serta koordinasi ke desa-desa (seperti Desa Barejulat) untuk menghadapi lomba tingkat kabupaten ini.


      Kegiatan penilaian Lomba Posyandu tingkat kabupaten untuk wilayah Kecamatan Praya Tengah difokuskan pada persiapan dan penguatan kapasitas kader sebelum tim juri kabupaten turun melakukan verifikasi lapangan. [1, 2]

      Secara umum, rangkaian kegiatan penilaian yang diterapkan di wilayah Praya Tengah meliputi:

      1. Pembinaan Khusus & Pra-Penilaian

      Sebelum penilaian akhir oleh tim juri kabupaten, wilayah Praya Tengah mendapatkan pembinaan intensif dari Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini bertujuan mematangkan kesiapan administrasi dan memastikan implementasi program berjalan sesuai standar.
      2. Fokus Aspek yang Dinilai
      Ketika tim juri lintas sektor (terdiri dari Dinas Kesehatan, DPMD, dan Tim Penggerak PKK) mengunjungi posyandu yang ditunjuk mewakili Praya Tengah, aspek-aspek utama yang dinilai meliputi: [1, 2, 3]
      • Indikator Input: Kelengkapan sarana prasarana, regulasi/SK kelembagaan posyandu, serta dukungan pembiayaan konvergensi dari pemerintah desa/kelurahan. [1]
      • ndikator Proses: Keterampilan teknis para kader, kualitas pelaporan digital atau manual, serta penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup pelayanan kesehatan sepanjang siklus hidup (dari ibu hamil, bayi, remaja, hingga lansia). [1, 2, 3]
      • Indikator Output: Persentase kehadiran sasaran masyarakat (cakupan D/S), efektivitas program inovasi lokal—terutama yang berkaitan dengan Percepatan Penurunan Kasus Stunting di tingkat desa. [1, 2]

        3. Pelaksanaan Lapangan

          Mengingat detail tanggal kunjungan juri ke masing-masing desa di Praya Tengah bersifat internal dan dinamis, apakah Anda ingin saya set up a task untuk memantau jika ada surat edaran jadwal resmi per desa yang dirilis oleh pihak kecamatan atau Puskesmas setempat?

          Penilaian dilakukan secara bergiliran melalui kunjungan langsung ke lokasi posyandu sampel yang diajukan oleh masing-masing desa di Praya Tengah. Di sana, kader akan diminta melakukan simulasi pelayanan serta memaparkan inovasi program unggulan mereka di hadapan tim penilai.